Selasa, 24 Januari 2012

Lensa Kehidupan

   Saat pertama kita membuka mata, yang kita lihat adalah sebuah cahaya. Cahaya yang terpantul pada sebuah benda akan dapat kita lihat. Dan lahirlah sebuah *keindahan*.

      

Sekarang zaman sudah berubah menjadi zaman era anak muda, sampai nenek - nenek atau kakek - kakek pun gaul dan mengikuti era anak muda... haha seperti ini ... 

hahah JANGAN DITIRU!!


   Apa sih hubungannya keindahan dan era anak muda??

    Dalam blog saya kali ini, saya akan membahasnya dan memberikan sesuatu hal yang menarik serta bermanfaat untuk anda.
   
   Era anak muda sekarang sangatlah berbeda, banyak hal-hal baru yang dilakukan anak muda dengan mengembangkan hobinya. Namun, juga ada anak muda yang tidak ingin menjadi anak yang dapat membanggakan tanah airnya,

  Ada salah satu hobi anak muda yang menarik buat saya, yaitu Fotografi. Hampir seluruh anak muda zaman sekarang eksis dan narsis *muka dimanyun-manyunin :3*
Di jejaring sosial sekarang lagi marak-maraknya "hunting foto yuuk ?|dimana?| kapan? " atau "mas mbak fotoin aku donk?"*sedikit maksa  . punya kamera atau gak punya pokoknya hunting *nah lo.. pakai apa coba kalau gak ada kamera* . dasar anak muda !! (sadar diri woy.. umur aku juga masih muda usia 17th) -___-

  Kali ini aku akan menceritakan tiga anak muda yang memiliki hobi yang sama, yaitu Fotografi dan mereka memiliki cerita yang berbeda pula untuk menjadikan fotografi sebagai hobi mereka dan mungkin dapat juga dibilang denyut nadi mereka *lebay. Dari sebuah lensa mereka dapat bekarya. Yuuk ikuti critanya,,, :D

Tiga serangkai
    
    Aku bukan seorang model juga bukan seorang fotografer. tetapi aku lebih sebagai pengamat dan menyukai suatu keindahan. 
  Kemudian aku tertarik dengan Fotografi.Aku cuma bisa foto-foto lewat kamera hp mulai hp butut sampai masa kini,  Tapi semenjak mengenal temanku ini yang bernama Mohammad Azhar Lazuardy , aku terinspirasi olehnya dan mulai mengembangkan ketertarikanku di dunia Fotografi. 
    Dia adalah seorang mahasiswa di Perguruan Tinggi Swasta di Surabaya . Dia pernah bercerita , "mengapa dia menjadikan Fotografi sebagai hobinya?"


     Dia berkata, "Aku suka itu emang sudah SD kelas 6 dan itu pertama kalinya megang kamera, kemudian kok seru gitu moto jadinya suka, sukanya itu soalnya ada tantangannya gimana ngambil foto yang bagus dan berseni, akhirnya pun mulai menabung dengan susah payah terseot-seot bertahun-tahun bersabar demi membeli sebuah kamera DSLR". ini orangnya ...... :D








    Selain temanku yang ini, aku juga memiliki teman lain yang memiliki hobi yang sama, cantik loh orangnya yaitu Cintya Wihardjo


    Dia adalah seorang siswa kelas X yang sudah memiliki prestasi, salah satunya dia pernah menjadi jurnalis blog competition 2k11.Dia memiliki crita berbeda dari si Azhar tadi. 


  Dia berkata ," Mempunyai hobi fotografi memerlukan modal yang tidak kecil, seperti membeli kamera kemudian lensa tele , awalnya aku belajar dari kamera hp . Dikit demi se  dikit aku belajar menabung buat beli kamera tapi ada aja goda'annya. Sempat ditawarin beli DSLR apa laptop sama papa. Tapi, aku lebih memilih laptop karena komputer dirumah rusak.Alhasil aku akhirnya memiliki kamera poket dibuat njepret sudah bagus kok ". Ini dia orangnya... 




     Nah, untuk yang terakhir ini adalah orang yang memiliki hoby yang sama dengan teman-temanku sebelumnya. Dia adalah Septian Arya Yudhistira
   Dia merupakan orang pertama yang pernah foto aku dengan kamera pribadinya *sesuatu :P  , namun critanya pun berbeda pula dengan kedua temanku tadi 


    Dia berkata, "Fotografer aku sukanya lebih ngabadikan moment-moment kayak lebih human interest (kehidupan nyata sehari-hari) kayak dijalan-jalan pengemis gitu, Kalau kamera dulu aku di kasih sama mbakku yang meninggal, dia mendukung aku bola sama fotografi , tapi fotografi buat aku adalah hobi". ini orangnya...
 
* Boboho *






   Itulah tadi beberapa cerita teman-temanku.. bagaimana perjuangan mereka untuk medapatkan sesuatu hal yang mereka inginkan. Terus apa sih hubungannya lensa dengan manusia dan kehidupan?


   Hemmm....Lensa kamera pun juga mempunyai cerita tersendiri,.Lensa sendiri memiliki perjuangan yang lebih berat ketimbang penggunanya,karena lensa akan selalu mengambil sebuah keindahan, lensa selalu mengabadikan momen-momen yang indah , dsb. Tanpa lensa kamera tidak akan berfungsi. Lensalah sebagai pejuang nomer satu dari sebuah kamera.
  
  Sama halnya dengan manusia, kehidupan ini butuh suatu perjuangan. Manusialah yang berperan penting dalam kehidupannya. Sejak seorang Ibu mengandung, dia berjuang antara hidup dan mati untuk melahirkan seorang bayi. Dia tumbuh menjadi anak-anak , menjadi remaja dan menjadi seorang yang dewasa. Kehidupan akan banyak memberikan warna. 


 Manusia selain berjuang tak lupa harus selalu ingat kepada ALLAH SWT. Terkadang manusia diberikan cobaan dan kisah dibalik semua yang pernah mereka alami.Seperti dalam lirik D'masiv dengan judul "Beri Kami yang Terrbaik "


mungkin kita terlalu sombong
anggap diri kita yang paling hebat
sampai kita melupakan-Nya
hingga akhirnya berikan cobaan ini

kita pasti akan hilang...
kita pasti akan kembali padanya...


 Sehingga , kita sebagai manusia ciptaan ALLAH SWT harus selalu senantiasa bersyukur dan ingat kepada-Nya.






   Manusia memiliki filosofi yang sama dengan sebuah lensa. "Lensa memberikan kita keindahan di dalam kehidupan dan Manusia memberikan kehidupan untuk mendapatkan suatu keindahan ".




 
Manusia adalah lensa kehidupan.. 




Semoga apa yang aku tuliskan bermanfaat bagi semua pembaca. 
Terima kasih  buat Mohammad Azhar L.Cintya Wihardjo,Septian Arya Yudhistira.
Terima kasih juga untuk ALLAH SWT :)
    

Tidak ada komentar:

Posting Komentar